Cara Memperbaiki Kualitas Suara Burung Pleci


           Kebanggaan memiliki pleci tidak berhenti saat anda bisa membelinya, namun rasa bangga ini harus disertai dengan kemauan anda untuk merawatnya dengan baikharus disertai dengan kemauan anda untuk merawatnya dengan baik agar ia mempunyai suara yang patut dibanggakan. Masa perawatan pleci kurang dari tiga tahun masih memungkinkan bagi anda untuk bisa membenahinya. Lebih dari tiga tahun, makan anda sulit untuk memperbaiki kualitasnya.

Berikut adalah cara supaya anda dapat memperbaiki suara pleci :
1. Cek Kondisi Fisik
           Benahilah kondisi fisik burung pleci peliharaan anda. Salah satu penyebab kurang baiknya suara pleci adalah buruk kondisi burun tersebut. Oleh karena itu perbaikan fisik menempati prioritas utama yanhg harus sesegera mungkin diperhatikan dan  diupayakan oleh anda.
           Perbaikan kondisi fisik burung pleci dapat dilakukan melalui pemberian pakan alami atau makanan hidup yang lebih banyak dari biasanya. Pakan buatan (pelet atau voer) juga bisa anda oplos lagi dengan madu dan telur lalu dijemur sampai kering. Selain itu cobalah untuk memandikan pleci sesering mungkin untuk meredakan stres, memperbaiki penampilan (bulu) , serta membuat kicauannya lebih rajin dan lebih jernih.

2. Pengembunan
           Pengembunan adalah menempatkan pleci di luar rumah yang dilakukan menjelang fajar atau menjelang matahari terbit. Namun bila pleci masih kurang rajin berkicau, lakukanlah pengembunan sejak sore hari dalam kondisi dikerodong hingga besok paginya menjelang fajar kerodongnya dibuka agar ia bisa melihat matahari terbit. Hal ini juga dapat dilakukan pada bakalan pleci, anakan (piyik), maupun pleci yang sudah rajin berkicau agar lebih rajin berkicau serta membuat suaranya lebih bening.

3. Pertemuan
            Pertemukanlah pleci anda dengan pleci yang berjenis kelamin sama atau juga bisa dengan lawan jenisnya. Kemudian pisahkan mereka agar saling bersahutan. Cara ini bertujuan merangsang pleci agar lebih berkicau.
            Di alam bebas, pleci terbiasa berkicau bersahut-sahutan. Bila anda mempertemukan pleci dengan lawan jenisnya maka anda harus mempertemukan pleci dengan lawan jenisnya maka anda harus mempertyemukan pleci jantan dengan pleci betina dan sebaliknya. Namun bila memasangkan pleci, berarti anda mempertemukan pleci jantan dengan pleci jantan karena mereka dapat saling menjaga teritorialnya sehingga berupaya berkicau sebaik mungkin.
            Ciri-ciri suara pleci yang baik untuk dipasangkan adalah pleci yang memiliki suara yang mudah memancing burung sejenisnya untuk berkicau. Suara yang di kicaukan cenderung lembut atau tidak terlalu keras dan ada kesan di tahan-tahan. Namun bila ada pleci lain yang menyambut suaranya, makan pleci tersebut akan lenih mengeraskan suara kecepatannya.
            Cobalah anda dekatkan pula pleci anda dengan burung-burng agar bersuara baik. Burung-burung tersebut harus memiliki kicauan yang secara irama hampir mirip dan menyerupai ppeleci agar pleci anda lebih rajin berkicau. Sebenarnya memacu pleci untuk berkicau bisa anda lakukan dengan memlihara lebih dari satu ekor pleci. Tapi bila mana kurang memungkinkan, maka anda bisa memelihara beberapa burung yang naada suaranya hampir mirip pleci sebagai bandul untuk memancing minatnya berkicau, contoh Blackthroat, mozambiq, kenari, pare-pare, dan lain-lain.

4. Terapi dengan Air Mengalir
             Burung pleci senang berkeliaran di dekat sungai ataiu air mengalir untuk mandi  maupun mencari makan. Di habitat aslinya, pleci memang selalu berada di sekitar tempat-tempat yang dekat dengan sumber air. Air menjadi pemenuh kebutuhan hidupnya dan berfungsi sebagai tempat mandi, emcari makanan, berkumpul maupun bercengkerama pada saat musim kawin tiba.
            Oleh karena itu anda juga dapat melakukan terapi di dekat suara air mengalir sehingga pleci rileks dan tidak mudah stres serta cepat membuka paruh. Inti dekatkanlah pleci anda dengan sumber air maupun suara air yang mengalir, misalnya dekat kolam, empang, akuarium, ataupun kamar mandi.

Tags:

Share:

0 komentar